Ads 468x60px

.

News Slide

Sabtu, 31 Januari 2015

Bagaimana ya cara memilih calon suami yang terpercaya kebaikannya


 
[Bagaimana ya cara memilih calon suami yang terpercaya kebaikannya?]


Ada seorang Ayah yang memiliki cara unik dan bijak. Berikut kisahnya..


Ada seorang pemuda..

Ketika beliau masih berstatus mahasiswa di al-Qoshim, beliau mendatangi majelis Syaikh al-`Utsaimin yang hendak pulang ke rumah, karena Syaikh selalu berjalan kaki dari rumah ke tempat kajian, begitu pula sebaliknya.



Di tengah jalan pemuda itu nekat memberanikan diri untuk bertanya, "Syaikh apakah antum mempunyai anak perempuan?"

 

Ketika mendengar pertanyaan pemuda tersebut, Syaikh berubah mimik mukanya dan bertanya, "Ada apa akh?"


Pemuda itu menjawab, "Kalau ada, ana berminat meminangnya, bolehkah ana meminangnya?"



Lalu apa yang dilakukan Syaikh al-`Utsaimin? Apakah beliau bertanya usaha bapak kamu apa? Kamu sudah hafal hadits berapa? Sebelumnya kamu lulusan apa? Gaji kamu berapa? Tabungan kamu berapa?


Bahkan Syaikh al-`Utsaimin tidak memberikan sebuah pertanyaan pun kepada pemuda ini, Syaikh `Utsaimin hanya berkata, "Tunggulah kabar dariku, in syaa Allaah akan aku telepon.."


Lalu dalam berhari-hari penantian kabar tersebut, pemuda ini mengalami kegelisahan juga, satu hari berlalu, dua hari berlalu, hingga sepekan berlalu, beliau bertanya dalam hati, "Apakah Syaikh lupa ya, perlukah saya mengingatkannya?" Namun pemuda ini teringat perkataan Syaikh yang menyuruhnya menunggu.


Hingga akhirnya sebulan setelah peristiwa itu ada telepon yang dialamatkan ke asrama, namun kebetulan pemuda ini sedang kuliah. Akhirnya dari pihak asrama menyampaikan ke pemuda ini bahwa beliau dicari oleh Syaikh `Utsaimin.


Sabtu, 24 Januari 2015

Pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Konferensi PUIC




Pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Konferensi PUIC (Parliamentary Union of Islamic Countries) 2015 yang ditwit live oleh @fahrihamzah :

#youngislamicleaders

1. Tradisi diskusi dan konfrensi adalah tradisi Islam karena banyak ayat tentang Musyawarah

2. Marilah berdiskusi tanpa prejudis dan tanpa sibuk menilai latar belakang

3. Apapun sekte dan mazhab Anda marilah kita diskusi sebab kita orang Islam punya masalah sama

4. Masalahnya adalah, kenapa orang Islam saling membunuh dan kita seperti tidak sadar?

5. Sadarkah kita bahwa yang membunuh dan yang dibunuh ini adalah semua muslim?

6. Sebagian besar adalah mereka yang tidak berdaya di antaranya ibu2 dan anak2 dan orang tua

7. Dan yang membunuh ini atas nama apapun mereka mengaku muslim dan bahkan merasa lebih muslim dari orang lain

KAPAN KITA MENGENAL SESEORANG ?


KAPAN KITA MENGENAL SESEORANG ?

Ada seorang laki-laki berkata kepada Umar bin Khaththab Radhiyallahu 'Anhu : "Sesungguhnya si fulan itu orangnya baik".

Umar: "Apakah kamu pernah bersafar bersamanya ?"
Lelaki: "Belum pernah".
Umar: "Apakah kamu pernah bermu'amalah dengannya ?"
Lelaki: "Belum pernah".
Umar: "Apakah kamu pernah memberinya amanah ?"
Lelaki: "Belum pernah".
Umar: "Kalau begitu kamu tidak punya ilmu tentangnya. Barangkali kamu hanya melihat dia sholat di masjid".  (Mawa'idz shohabah hal. 65).

Mengapa Umar mempertanyakan tiga perkara ini ya akhi ?
Karena dengan safar, kita dapat mengetahui karakter dan watak seseorang sesungguhnya..

Reformasi Ekonomi Umar Bin Abdul Aziz Dan Mengapa Kita Gagal?

Umar Bin Abdul Aziz muncul di persimpangan sejarah umat Islam di bawah kepemimpinan dinasti Bani Umayyah. Pada penghujung abad pertama hijriyah, dinasti ini memasuki usianya yang keenam puluh, atau dua pertiga dari usianya, dan telah mengalami pembusukan internal yang serius. Umar sendiri adalah bagian dari dinasti ini, hampir dalam segala hal. Walaupun pada dasarnya ia seorang ulama yang telah menguasai seluruh ilmu ulama-ulama Madinah, tapi secara pribadi ia juga merupakan simbol dari gaya hidup dinasti Bani Umayyah yang korup, mewah dan boros.

Itu membuatnya tidak cukup percaya diri untuk memimpin ketika keluarga kerajaan memintanya menggantikan posisi Abdul Malik Bin Marwan setelah beliau wafat. Bukan saja karena persoalan internal kerajaan yang kompleks, tapi juga karena ia sendiri merupakan bagian dari persoalan tersebut. Ia adalah bagian dari masa lalu. Tapi pilihan atas dirinya, bagi keluarga kerajaan, adalah sebuah keharusan. Karena Umar adalah tokoh yang paling layak untuk posisi ini.


Ketika akhirnya Umar menerima jabatan ini, ia mengatakan kepada seorang ulama yang duduk di sampingnya, Al-Zuhri, "Aku benar-benar takut pada neraka." Dan sebuah rangkaian cerita kepahlawanan telah dimulai dari sini, dari ketakutan pada neraka, saat beliau berumur 37 tahun, dan berakhir dua tahun lima bulan kemudian, atau ketika beliau berumur 39 tahun, dengan sebuah fakta: reformasi total telah dilaksanakan, keadilan telah ditegakkan dan kemakmuran telah diraih. Ulama-ulama kita bahkan menyebut Umar Bin Abdul Aziz sebagai pembaharu abad pertama hijriyah, bahkan juga disebut sebagai khulafa rasyidin kelima.


Mungkin indikator kemakmuran yang ada ketika itu tidak akan pernah terulang kembali, yaitu ketika para amil zakat berkeliling di perkampungan-perkampungan Afrika, tapi mereka tidak menemukan seseorang pun yang mau menerima zakat. Negara benar-benar mengalami surplus, bahkan sampai ke tingkat dimana utang-utang pribadi dan biaya pernikahan warga pun ditanggung oleh negara.

Kamis, 15 Januari 2015

Erdogan : Soal Serangan Charlie Hebdo, Negara Barat itu Munafik


AntiLiberalNews - Presiden Turki menuduh Barat munafik dalam sikap menghadapi serangan ke majalah satire Charlie Hebdo dan penyanderaan di swalayan Yahudi di Paris, tetapi tidak mengecam aksi anti-muslim di Eropa.


Tayyip Erdogan, yang berbicara di samping Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang sedang berkunjung ke negaranya, juga mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena menghadiri pawai di Paris.

“Bagaimana bisa seseorang yang telah membunuh 25 ribu orang di Gaza melalui terorisme negara melambaikan tangan di Paris, sepertinya orang gembira melihat dia? Berani-beraninya dia ada di sana?” ujarnya, Selasa (13/1/2014) seperti dilansir CNN dikutip Islampos.


“Pertama, anda harus bertanggungjaab atas anak-anak dan perempuan yang anda bunuh,” tambah Erdogan, yang sejak lama merupakan pengkritik serangan Israel terhadap Hamas di Jalur Gaza meski Turki dan Israel memiliki hubungan dagang yang erat.

Kebijakan Sultan Abdul Hamid Terhadap Para Penghina Rasulullah SAW


Pemimpin adalah perisai (junnah), umat berperang di belakang serta berlindung dengannya. Demikianlah sabda baginda Rasulullah SAW menggambarkan tugas keberadaan pemimpin bagi umat. Ia adalah pelindung umat dari segala bahaya (dharar) yang menimpa harta, jiwa, kehormatan, akal, dan agamanya. Dialah seorang khalifah yang dibaiat untuk menerapkan syariah, yang dengannya fungsi-fungsi ini bisa terwujud. Tak heran ketika perisai ini lenyap, bukan hanya harta, jiwa dan kehormatan umat yang terbaikan tanpa pelindung, namun kehormatan Rasulullah SAW pun  berulangkali dihina dan dinistakan.


Hal ini berbeda ketika Daulah Khilafah masih ada. Seterpuruk apapun kondisi umat saat itu, setiap upaya dan tindakan yang menistai Islam dan umatnya, tetap bisa  ditindak tegas.  Inilah yang ditunjukkan Sultan Abdul Hamid Ats-Tsani. Pada akhir abad ke-19, tahun 1890, ketika seorang penulis Prancis, Henri de Bornier, membuat pentas drama komedi berisi penghinaan kepada Rasulullah SAW, Sultan Abdul Hamid mengirim surat kepada Prancis agar melarang pementasan drama itu di seluruh Prancis. Prancis pun memenuhi permintaan itu dan mengambil keputusan melarang pementasan drama itu.

Minggu, 21 Desember 2014

Buat Berita Yuk!

Oleh : Sarah Mantovani 

Dalam setiap kesempatan, sering saya mengajak dan meminta teman-teman LDK (Lembaga Dakwah Kampus) atau teman-teman mahasiswa di dalam dan luar negeri agar mereka membuat hasil acara dalam setiap seminar, konferensi atau kegiatan apapun yang bersifat umum ke dalam bentuk berita Spot News atau press release.

Tapi seringkali pula, dalam membuat berita tersebut, teman-teman bingung atau belum tau bagaimana teknis membuat berita yang memenuhi standar Jurnalistik.



Nah untuk kali ini, saya akan membedah sekaligus memberikan panduan bagaimana membuat berita yang baik dan memenuhi standar Jurnalistik berdasarkan apa yang diajarkan oleh Guru-guru Jurnalistik saya.

Sebelumnya, saya akan memberikan satu contoh berita yang di kirim oleh salah satu aktivis LDK yang belum lama ini di kirim pada saya. Berita ini dikirim tanpa judul.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...