Ads 468x60px

.

Sabtu, 11 September 2010

Bercanda Ala Rasulullah



Assalamualaikum Wr Wb

Sesungguhnya segala puji bagi Allah semata, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan serta bertaubat kepada-Nya. Kami berlindung kepada-Nya dari kejelekan jiwa-jiwa kami dan dari keburukan amal perbuatan kami.

Shalawat dan salam semoga tercurah atas beliau, atas keluarga dan segenap sahabat beliau serta orang-orang yang mengikuti petunjuk beliau sampai hari Kemudian kelak. Amma ba'du.

Saudaraku seiman, berbeda dengan sabar yang tidak ada batasnya, maka bercanda ada batasnya. Tidak bisa dipungkiri, di saat-saat tertentu kita memang membutuhkan suasana rileks dan capek sehabis bekerja. Hal ini tidak dilarang selama tidak berlebihan.

Para sahabat bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab dengan sabdanya, “Betul, hanya saja aku selalu berkata benar.” (HR. Imam Ahmad. Sanadnya Shahih)

Jumat, 10 September 2010

HIKMAH ATAS HARAMNYA MAKAN BABI

FLU BABI ADALAH SALAH SATU ALASAN MENGAPA ALLAH MENGHARAMKAN MAKAN BABI

Babi adalah salah satu di antara makanan-makanan yang Allah haramkan dalam Al Qur’an. Seorang Muslim sejati akan menunjukkan keteguhan dalam menaati perintah dan larangan Allah sekalipun ia tidak mengetahui hikmah di balik itu. Namun jika Allah menghendakinya, Dia juga dapat memperlihatkan kepada kita hikmah di balik sesuatu yang telah Dia haramkan. Peningkatan cepat baru-baru ini pada kasus flu babi, sebuah penyakit mematikan, adalah satu di antara alasan mengapa memakan babi adalah haram.

Keajaiban sujud

Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis penyakit.



Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka.


Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya:


Takbiratul Ihram

Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancer. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Hollywood, CIA, & Pentagon








Hollywood merupakan studio raksasa, pusat industri perfilman dunia. Sedangkan Central Intelligence Agency (CIA), merupakan dinas intelijen negara AS yang bermarkas besar secara resmi (karena ada sejumlah markas clandestine) di Langley. Lantas, adakah hubungan di antara keduanya? Menjawab pertanyaan ini bukan perkara mudah. Namun di tahun 2003, Program Discovery Channel pernah merilis satu film dokumenter menarik berjudul “CIA: Hollywood Spyfi” yang mengisahkan hubungan gelap antara Hollywood dan CIA. Dalam film dokumenter tersebut diceritakan bagaimana aneka gadget agen CIA banyak terinspirasi dari film Hollywood. Serial James Bond, misalnya.


=====================================

=====================================

Hubungan Gelap CIA-Hollywood

Ada artikel menarik yang diturunkan Prespektif (www.irib.ir, Juli 2007) berjudul “Kolaborasi Hollywood dan CIA”. Artikel tersebut diawali dengan sebuah pertemuan yang tidak disebut tanggal kejadiannya, antara para pejabat CIA dengan sejumlah perusahaan film Hollywood, yang dalam pertemuan tersebut dikatakan menunjuk anggota CIA bernama Paul Barry, berperan sebagai mediator antara CIA dengan Hollywood.

Berita yang berasal dari UPI (United Press Internasional) ini secara garis besar menyatakan bahwa CIA mengingkan Hollywood agar mencitrakan agen-agen CIA di dalam film-filmnya sebagai orang yang penuh dedikasi, herois, handal dan berani, tanpa menghilangkan sisi kemanusiaannya. CIA jelas berkepentingan dengan hal tersebut guna mendongkrak citranya yang terpuruk dalam penegakan hak asasi manusia di berbagai belahan dunia.



Juru Bicara CIA, Paul Gimicliano dalam pertemuan itu membacakan pernyataan resmi yang menyatakan, program pemantauan langsung CIA terhadap aktifitas Hollywood dan media Amerika lainnya akan terus berlanjut. Ini berarti pemantauan yang dilakukan CIA terhadap institusi kesenian AS tersebut telah lama dilakukan. CIA sudah lama menyusupkan agen-agennya dalam industri film, pers, dan media massa lainnya di Amerika dan juga negara-negara yang dianggap penting, guna memuluskan ambisi imperialisme AS sebagai The New Pax-Romana.

Khusus untuk Hollywood, Washington melihat kemampuan studio raksasa ini yang sangat besar untuk menyebarkan nilai-nilai Amerika, ke seluruh penjuru dunia. Hollywood harus mampu menyebarkan The American Dreaming tentang “Kebebasan, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia” yang seluruhnya mengacu pada pola hidup dan pola pikir masyarakat Barat.

Agenda tersembunyi ini sesungguhnya bisa dilihat dari pesan-pesan yang ada di banyak film produksi Hollywood. Simak saja misalnya seri film Delta Force di tahun 1980-an yang dibintangi aktor Chuck Norris, yang selalu saja menjadikan kaum Yahudi sebagai manusia pilihan dan hero, sedangkan orang Islam—dalam film ini digambarkan sebagai orang-orang Arab—merupakan orang-orang yang biadab, tak tahu etiket, suka main perempuan, dan teroris.

Atau simak aksi Sylverster Stallone dalam Rambo dan sekuelnya. Bagaimana seorang veteran tentara Amerika sanggup mengobrak-abrik markas pasukan Soviet atau Vietkong sendirian. Inilah The American Dream.

CIA menjadikan film-film Hollywood sebagai bagian dari promosi kehebatan Amerika. Dalam ilmu militer, CIA telah menjadikan Hollywood sebagai bagian dari Psy-war Unit, yang diharapkan mampu membuat gentar musuh-musuhnya dan membuat segan para sekutunya.


=====================================

=====================================

Pentagon Runs Hollywood

Selain keterlibatan CIA, Pentagon ternyata juga memiliki hubungan kerjasama dengan Hollywood. Harian Swedia, Hallandsposten, terbitan 26 Maret 1999, merilis sebuah berita terkait berjudul “Pentagon Runs Hollywood”. Artikel ini disalin lagi oleh Wes penre dalam situsnya pada tanggal 30 Maret 1999 dengan judul yang sama. Kisahnya tentang campur tangan Pentagon sebagai Markas Besar Angkatan Bersenjata AS ke dalam industri perfilman Hollywood.

Seperti juga dengan CIA, Pentagon juga memanfaatkan Hollywood untuk mendongkrak citranya ke seluruh dunia bahwa militer AS adalah yang angkatan bersenjata yang tercanggih dan terkuat di dunia. Dan ini memang benar adanya.

Selain untuk menaikkan citra institusionil, Pentagon juga ingin agar Hollywood mencitrakan sosok tentara Amerika sebagai tentara yang tidak terkalahkan dalam segi apa pun. Pentagon ingin agar dunia tahu bahwa tentara Amerika merupakan super hero, paling profesional, terkuat, paling pemberani, paling disiplin, paling demokratis, paling tangguh, paling perkasa, paling ulet, dan paling-paling lainnya. Yang belakangan inilah yang sama sekali tidak benar.

Di Irak saja, ada banyak tentara AS yang menderita depresi, bahkan melakukan bunuh diri, karena tidak tahan dengan tekanan saat bertugas di medan laga yang kering dan gersang. Jika kita menonton film-film underground Barat sendiri atau melihat tayangan berita yang disiarkan Al-Jazeera misalnya, ada banyak tentara AS yang menjerit-jerit ketakutan atau bahkan menangis karena rindu kampung halaman. Film dokumenter Fahrenheit 911 garapan sutradara AS Michael Moore juga memperlihatkan yang demikian. Jadi janganlah kita membayangkan sosok tentara AS seperti John Rambo, yang mampu sendirian masuk ke markas musuh dan menghancurkan semuanya.

Menariknya, campur tangan Pentagon ke dalam lingkup kerja Hollywood bukan cuma sebatas suggestion atau anjuran, melainkan terlibat langsung. Misalkan dalam penilaian terhadap skenario, setting panggung, hingga penyeleksian calon pemeran utama. Militer AS memang memiliki lembaga khusus yang bertugas menjembatani antara kepentingan angkatan bersenjata AS dengan film-film yang akan diproduksi Hollywood.

Di sisi lain, film-film Hollywood yang mengambil setting militer AS dan sejenisnya memang menjadi salah satu genre yang paling diminati penonton. Sebut saja Saving Privat Ryan, Top Gun, Platoon, Hamburger Hills, SWAT, We Are Soldiers, Pearl Harbour, Band of the Brothers, Full Metal Jacket, Patton, Black Hawk Down, Glory, The Caine Mutiny, Letters From Iwo Jima, The Great Escape, The Dirty Dozen, A Bridge to Far, dan lainnya.

=====================================

=====================================

Dari Rudal Hingga Pesawat Jet

Salah satu kerjasama antara Hollywood dengan Pentagon dalam produksi film adalah dalam penyediaan persenjataan dan alat-alat tempur, selain tentunya teknik dan strategi peperangan. Dalam film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise misalkan, Pentagon meminjamkan pesawat jet F-16 dan juga pilotnya sebagai stuntman. Dalam ‘Blackhawk Down’, Pentagon malah mengirimkan ratusan personel marinir betulan untuk ikut sebagai pemain.

Pentagon memandang, film-film bertemakan perang dan sejenisnya mampu memompa semangat korps angkatan bersenjata AS. Selain itu, Pentagon juga ingin agar dunia tahu bahwa persenjataan dan personel tentara AS merupakan yang terkuat di dunia. Film Hollywood dianggapnya sebagai bagian dari semacam Psywar Unit.

Kontrol Media Massa oleh Yahudi



“Kita akan menangani Pers dengan cara sebagai berikut:

1. Kita harus menungganginya dan mengendalikannya dengan ketat. Kita juga harus melakukan hal yang sama dengan barang cetakan, karena kita perlu melepaskan diri kita dari serangan-serangan Pers, kalau kita tetap terbuka terhadap kecaman melalui pamflet dan buku-buku.

2. Tak boleh satupun pernyataan sampai ke masyarakat diluar pengawasan kita. Kita telah mencapai hal itu pada saat ini sampai pada suatu tingkat dimana semua berita disalurkan melalui kantor-kantor berita yang kita kendalikan dari seluruh bagian dunia.

3. Literatur dan jurnalisme merupakan dua kekuatan pendidikan yang sangat penting, dan karena itu pemerintah kita akan menjadi pemilik sebagian besar dari jurnal-jurnal yang ada. Kalau ada sepuluh jurnal swasta, maka kita harus memiliki tiga-puluh jurnal milik kita sendiri, dan seterusnya. Hal ini tidak boleh sampai menimbulkan kecurigaan di masyarakat, karena alasannya semua jurnal yang kita terbitkan akan diluar kecenderungan dan pendapat yang paling kontroversial,jadi kita membangun kepercayaan pada masyarakat dan menarik perhatian lawan-lawan kita yang tidak mencurigai kita, dan akan masuk perangkap kita dan membuat mereka tidak berbahaya.”(‘Protokol yang Kedua-belas’)



Pertarungan untuk Menguasai Pers Dunia

Pikiran instinktif yang muncul di kalangan orang Yahudi bila ada kecaman-kecaman terhadap kelompoknya, apalagi bila datang dari pihak non-Yahudi, mereka merasa dihadapkan dengan kekerasan, ancaman, atau penindasan. “Boikot”, itulah reaksi pertama yang terpikirkan oleh kaum Yahudi bila menghadapi kecaman-kecaman tcrsebut. Tidak perduli apakah kecaman itu berasal dari surat-kabar, atau perusahaan dagang, atau bahkan dari sebuah hotel, atau dari scbuah produk manufaktur, dimana produsennya telah menggariskan kebijakan bahwa “produk saya siap dijual, tetapi bukan prinsip saya”.

Ceritera di bawah ini adalah tentang ‘boikot”, sebagai salah satu contoh menyangkut surat-kabar the New York Herald, salah satu surat kabar yang pada masanya tetap independen dari pengaruh kelompok Yahudi New York. Ceritera di bawah ini juga menggambarkan usaha tidak kenal letih dari kaum Yahudi untuk menguasai dunia pers.

AYAT - AYAT AL-QUR'AN YANG MENYATAKAN KEMENANGAN AKAN NILAI-NILAI MORAL ISLAM






Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. ( Annur : 55)

Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.(As-shaff:9)

Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. ( At-Taubah : 33 )

66 BUKTI AMERIKA MEMBELA ISRAEL


Dalam sejarahnya Amerika telah memberikan bantuan senilai 100 milyard Dollar kepada Israel sejak Negara itu berdiri atau selama 50 tahun lebih. Selain bantuan formal dari Gedung Putih, Israel juga mendapatkan bantuan informal dari loby yahudi di Amerika. Bahkan lebih dari itu Israel selalu mendapatkan bantuan dari kebijakan politik luar negeri Amerika yang selalu membela kepentingan Israel . Walaupun realitasnya Negara yahudi itu selalu melakukan tindakan pelanggaran hak asasi manusia, tetapi Amerika tidak pernah mengecamnya apalagi menekannya. Bahkan terkesan Negara paman sam itu membiarkannya atau bahkan mendukung semua tindakan kejahatan Israel.


Untuk lebih jelas, marilah kita perhatikan perjalanan sejarah kebijakan politik dalam peradaban modern Amerika :
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...