Ads 468x60px

.

Kamis, 02 Juni 2011

Laa Takhaf wa Laa Tahzan… !!!!! Innallaaha Ma’anaa…



Laa Takhaf wa Laa Tahzan… !!!!! Innallaaha Ma’anaa…

Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…
Dakwah bukanlah jalan yang lurus dan enak ditempuh…
Dakwah adalah jalan yang penuh rintangan, berliku, terjal dan kadang bertebing…
Tidak semua orang mampu melewati jalan ini…

Kadang ada yg mengeluh, putus asa, menyerah dan akhirnya meninggalkan jalan tsb…
Kadang ada yg jatuh dari tebing itu, dan akhirnya mati…
Ada juga yg tetap tegar dalam melewati berbagai rintangan tsb dan akhirny berhasil mencapai tujuan…
Inilah orang yang memang dipilih oleh Allah untuk mengemban amanah yang berat ini…


Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…
Yang sedang melewati jalan dakwah ini demi tegaknya kalimatullah di muka bumi ini…
Sungguh… Jalan yg kita tempuh ini adalah jalan yg mulia…
Jika antum sudah terjun ke jalan ini, maka…
Janganlah antum mengeluh, merasa bosan dan putus asa ketika antum melewati jalan tersebut…
Antum jangan mengira bahwa dakwah adalah jalan yang enak dan santai…
Rintangan akan selalu menghadang orang-orang yang menempuh jalan ini…
Dari sebelah kanan, kiri, depan, belakang.. dan dari segala penjuru…
Entah itu berupa cemoohan, makian, kucilan, penjara, ato bahkan kita harus berhadapan dengan senapan….


Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…
Musuh-musuh akan selalu menghadang dari arah manapun…
Entah mereka dari orang-orang kafir Yahudi, Nasrani dan para penyembah berhala serta antek-antek mereka….
Ato bahkan musuh-musuh itu dari orang-orang munafik yang mengaku-ngaku Muslim…
Mereka sangat tidak suka dengan apa yang kita lakukan ini…
Mereka hendak memadamkan cahaya Allah…
Tapi yakinlah, bahwa Allah sekali-kali tidak rela jika cahaya-Nya dipadamkan oleh musuh-musuh-Nya….


Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…

Jalan dakwah adalah jalan yang ditempuh para Nabi Allah…
Tidaklah seorang Nabipun, kecuali melewati jalan ini…
Jika antum ingin mengikuti jejak para Nabi, maka telusurilah jalan ini…
Dalam menempuh jalan ini, para Nabi pun tidak terbebas dari rintangan ini…
Bahkan apa yang menimpa para Nabi itu tidak sebandingan dengan apa yang menimpa kita sekarang ini…
Dalam menelusuri jalan dakwah ini, diantara mereka ada yang dicaci maki, dihina, katakan tukang sihir, dikatakan orang gila, bahkan ada yang digergaji, ato disisir dengan sisir besi, dan siksaan-siksaan yang lainnya yang lebih parah dengan apa yang kita hadapi saat ini…
Tapi kita lihat mereka, mereka tetap tegar dalam menghadapi berbagai cobaan itu….


Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan…
Ingatlah Allah selalu…
Pikirkanlah Dien Islam ini kapanpun dan dimanapun antum berada…
Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong dien-Nya…
Jika tidak di dunia yang fana ini, maka pertolongan itu akan didapat di akherat…
Di mana ketika itu tidak ada pertolongan kecuali pertolongan Allah ta’ala….



Wahai saudaraku seiman dan sepejuangan…
Kalau tidak kita, siapa lagi yang akan menolong Dien Allah ini…
Kalau tidak kita, siapa lagi???… Siapa lagi???…
Tidak mungkin orang-orang yang tidak kenal agama-nya…
Tidak mungkin para penjahat….
Tidak mungkin para pencuri…
Tidak mungkin para perampok…
Tidak mungkin orang-orang yang suka korupsi..
Tidak mungkin orang-orang yang fajir itu…
Tidak mungkin orang-orang yang menghabiskan waktu-waktunya untuk berfoya-foya…
Tidak mungkin orang-orang yang menghabiskan waktu-waktu malamny di club…
Tidak mungkin orang-orang yang lebih mempedulikan dunianya ketimbangan akherat dan agamanya…


Wahai saudaraku, tetaplah teguh di jalan dakwah ini…
Biarlah mulut-mulut orang memaki-maki dan menghina kita…
Biarlah mereka menuduh kita sebagai pemicu keributan…
Biarlah mereka menuduh kita sebagai tukang fitnah…
Biarlah mereka menuduh kita sebagai pemecah belah umat…
Biarlah mereka menuduh kita KHAWARIJ dan WAHHABI…
Biarlah mereka mengatakan kita gila…
Toh itu hanyalah ucapan-ucapan busuk yang keluar dari mulut-mulut tak bertanggung jawab…
Dan ucapan-ucapan busuk itu sekali-kali tidak akan bisa membahayakan kita….
Kelak mereka akan mengetahui pada hari ketika mulut tak dapat berbicara….


Saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan…
Biarlah mereka berbuat apa saja terhadap kita…
Bahkan biarlah mereka menodongkan peluru di kepala kita…
Kita tidak akan gentar untuk tetap melewati jalan mulia ini…
Jiwa raga ini bukan milik kita…
Jiwa raga ini tak ada artinya bagi kita, jika kita tidak menggunakannya untuk perjuangan di jalan Allah…
Jiwa raga ini adalah amanah yang Allah berikan kepada kita…
Janganlah kita berkhianat terhadap amanah ini….


Saudara-saudaraku seiman dan seperjuangan….
Selangkah ke alam perjuangan berarti bersiaplah dalam kepahitan…
Biarlah menangis, terluka, dan menderita karena Allah…
Daripada mati tanpa adanya suatu mujahadah…
Memang, kita tak sanggup selamanya terluka…
Tapi ingatlah setiap tetes keringat dan air mata itulah mahar kita ke Jannah…
Apabila ditanya, “Kenapa perjuangan itu begitu pahit?”
Jawab jawabnya, “Karena Jannah itu manis.”
Salam perjuangan buat ikhwan-ikhwan yang berjalan di jalan dakwah ini….

Innallaaha ma’ana… Innallaaha ma’ash shaabiriin….

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...