Ads 468x60px

.

Sabtu, 16 Juli 2011

Masjid Qubbatus Shakra yang Disangka Masjid Al Aqsha


Melihat pada gambar di atas, tentunya ramai yang menyangka bahawa masjid di atas adalah Masjid Al-Aqsa. Jika diperhatikan denga teliti, kita akan dapat melihat sebuah lagi kubah berwarna hijau yang kelihatan agak samar-samar. Percayalah, kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya. 
 
Masjidil Aqsa merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah dengan perintah Allah سبحنحا و تعال. Kini ia berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk mengelirukan Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjidil Aqsa. Tujuan mereka hanyalah satu, yaitu untuk meruntuhkan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Apabila Umat Islam sendiri sudah terkeliru dan sukar untuk membedakan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan perancangan tersebut.


Lihat pula gambar di bawah, berikut adalah gambar sebenar Masjidil Aqsa pada jarak yang lebih dekat. Betapa jauhnya perbedaan antara Dome of The Rock jika dibandingkan dengan Masjidil Aqsa.


Agenda Israel menghapuskan Masjidil Aqsa
 
Berikut disertakan juga terjemahan daripada surat yang dikarang dan dikirimkan oleh Dr. Marwan kepada ketua pengarang harian "Al-Dastour". Berhati-hatilah dengan perancangan zionist tentang Masjidil Aqsa. Jangan biarkan mereka berjaya dengan peracangan mereka.

Terjemahan surat Dr. Marwan:

 Terdapat beberapa kekeliruan di antara Masjidil Aqsa dan The Dome of The Rock. Apabila yang disebut tentang Masjidil Aqsa di dalam media nasional maupun internasional, gambar The Dome of The Rock pula yang dipaparkan. Sebab utama ia dilakukan adalah bagi mengabaikan orang ramai dimana itu adalah perancangan Israel. Tinjauan ini diperoleh semasa saya tinggal di USA, dimana saya telah dimaklumkan bahawa Zionis di Amerika telah mencetak dan mengedarkan gambar tersebut dan menjualkannya kepada orang arab dan Muslim. Kadangkala dijual dengan harga yang murah bahkan kadangkan diberikan secara percuma supaya Muslim dapat mengedarkannya dimana-mana saja. Tak hanya di rumah maupun pejabat.

Ini meyakinkan saya bahawa Israel ingin menghapuskan gambaran Masjid Al-Aqsa dari ingatan umat Islam supaya mereka dapat memusnahkannya dan membina kuil mereka tanpa sebaran publisitas. Sekiranya terdapat pihak yang membangkang atau merungut, maka Israel akan menunjukkan gambar The Dome of The Rock yang masih utuh berdiri, dan menyatakan bahwa mereka tidak berbuat apa-apa. Rancangan yang sungguh bijak! Saya juga merasa amat terperanjat apabila bertanya kepada beberapa rakyat arab, Muslim, bahkan rakyat Palestina karena mendapati mereka sendiri tidak dapat membedakan antara kedua bangunan tersebut. Ini benar-benar membuatkan saya berasa kesal dan sedih karena hingga kini Israel telah berjaya dalam perancangan mereka.

Dr. Marwan Saeed Saleh Abu Al-Rub Associate Professor,

Mathematics Zayed University Dubai

Silahkan perhatikan letak Masjidil Aqsa yg sesungguhnya dengan Dome of The Rock!!!


Dengan ketidaktahuan ummat akan hal ini, maka bisa jadi ummat (bahkan kita sendiri) menjadi kurang begitu peduli dan tidak tanggap tanggap dengan langkah-langkah busuk yahudi dalam menghancurkan al aqsho. Karena menganggap al aqsho masih bagus, kokoh dan indah. Innalillahi…

Agenda Besar Zionis untuk Mengganti Al Quds dengan Kuil Yahudi

Ustadz Ferry Nur, Ketua KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina), dalam berbagai tabligh akbar dan khutbah-nya selalu mewanti-wanti ummat Islam akan bahaya hancurnya Masjid Al Aqsho akibat tindakan kotor yahudi. KISPA telah memiliki berbagai data dan dokumen tentang rencana jahat yahudi untuk menghancurkan Masjid Al Aqsho, kemudian mendirikan Kuil Sulaiman diatas reruntuhan Al Quds.

Antara Masjidil Aqsho dan Dome Of The Rock (Qubbah Sakhra)

Masjid Qubbatus Shakra


Inilah yang sering muncul di media. Kubahnya besar berwarna kuning keemasan. Disebut juga Masjid Khalifah Umar Bin Khattab Radiyallahu Anhu. yang dibangun setelah penaklukan Baitul Maqdis atau Jerusalem yang pertama kali oleh umat Islam.

Gambar masjid ini sengaja diekspose oleh Israel seolah-olah sebagai Masjid Al-Aqsha. Padahal, Al-Aqsho itu ada di belakangnya.

Tujuan utama media Yahudi menyamarkan Masjid Sakhra sebagai Masjid Aqsa adalah agar Yahudi bisa menghancurkan Al-Aqsa dan membangun “Solomon Temple” (Kuil Sulaiman) pada bekas reruntuhan Al-Aqsa.

Umat Yahudi meyakini, akan datang di akhir zaman seorang yang mereka anggap sebagai dewa penolong Yahudi, namanya “Messiah” (Al-Masih), jika mereka mengadakan ritual agama di Solomon Temple dengan mempersembahkan sapi betina berwarna merah (Al-Baqarah).

The Guardian Magazine pernah mengingatkan umat Islam agar mampu membedakan antara Al-Shahra dan Al-Aqsho. Dua masjid itu sama sekali berbeda. Jangan sampai umat Islam terkelabu oleh Zionis Yahudi: ”Please let all your friends and family know about this. This is a very important matter. Let all people around you know that the Aqsa mosque and Sakhra mosque are not the same. In Islam Al-Aqsa is one of the three most sacred places after Makkah and Madina.” [Beritahukan kepada semua kawan dan keluarga Anda tentang hal ini. Ini masalah sangat penting. Beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda bahwa masjid Al-Aqsho dan masjid Sakhra itu berbeda. Dalam Islam, Al-Aqsha merupakan satu dari tiga tempat tersuci setelah Makah dan Madinah]

Masjid Al Aqsha




Masjid ini disebut oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam Hadits sebagai Masjid Biru karena mempunyai Kubah berwarna biru.

Di masjid inilah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam singgah ketika melaksanakan Isra Mi’raj. Jejak sejarah Rasul itulah yang menjadikan masjid Aqsha menjadi tempat suci umat Islam dan diabadikan namanya dalam Al-Quran (QS. Al-Isra:1).

0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...