Ads 468x60px

.

Senin, 29 Juli 2013

Pernyataan Resmi Ikhwan Menjawab Seruan Jenderal As Sisi

SINAIOnline- Menanggapi pidato As-Sisi yang meminta agar rakyat Mesir turun kejalan dan memberikan mandat kepada militer dan kepolisian untuk menindak aksi kekerasan, Ikhwanul Muslimun menyatakan bahwa pidato itu menegaskan:
  • As-Sisi adalah penguasa sesungguhnya di negeri ini. Karena dia yang meminta rakyat untuk turun ke jalan agar memberi mandat kepada militer dan polisi untuk menghabisi terorisme. Dengan otoritas apakah dia mengatur kepolisian? Kalau bukan karena dia penguasa sesungguhnya?
  • Pidato ini juga membuktikan bahwa apa yang dilakukannya benar-benar kudeta militer murni. Kudeta yang akan mengembalikan kita ke negara polisi, diktator, dan fasis. Negara yang selalu merampas kebebasan dan kemuliaan rakyatnya.
  • As-Sisi menuntut dan menyerang pihak lain yang dia culik dan saat ini masih dia sekap. Presiden Mursi yang sah secara demokratis. Seakan Mursi menjadi Sandra seperti yang dilakukan para mafia. Bukankah yang adil kalau rakyat mendengar dari kedua belah pihak? Presiden Mursi diberi kesempatan berbicara?
  • As-Sisi bersikeras untuk mengkhianati sumpah, dan mengkudeta segala sesuatu yang sah. Dia membiarkan semua bawahan untuk mengkudeta atasannya. Ini adalah ajakan untuk masuk ke dunia yang penuh kekacauan.
  • As-Sisi mengajak kita kepada pemilu yang baru, setelah dia menarik mundur kita ke titik nol. Padahal sudah berapa kali kita ikuti pemilu, dan selalu saja tim pendukung As-Sisi kalah dalam pertarungan? Apakah pemilu yang diinginkannya adalah legitimasi memenangkan kelompok kecil yang akan mengalahkan kelompok besar pilihan rakyat?

Jumat, 05 Juli 2013

Allahu Akbar! Ulama Ahlus Sunnah Dunia Serukan Jihad ke Suriah

KAIRO (voa-islam.com) – Sejumlah ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah terkemuka dunia meyampaikan pernyataan sikapnya dalam muktamar Internasional Islamic Coordination Council (IICC) bertajuk “Sikap Ulama Umat Terhadap Konflik Suriah.”


Acara yang berlangsung di Kairo Mesir ini, diselenggarakan pada 4 Sya’ban 1434 H/13 Juni 2013 M dan dihadiri oleh lebih dari 500 tokoh dan ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dari 50 negara yang masing-masing berafiliasi kepada 65 organisasi dan yayasan Islam di dunia, seperti: IUMS (Persatuan Ulama Sedunia) dibawah pimpinan Dr. Yusuf Qarhdwi, Ittihad ‘Alami Lidhuat (Ikatan Dai Internasional) yang diketuai oleh Dr. Muhammad Al-‘Arifi, Rhabitah Ulama Muslimin (Ikatan Ulama Muslimin) yang diketuai oleh Syaikh Al-Amin Al-Hajj, Rhabitah ‘Alam Islamy, Persatuan Internasional Ulama Al-Azhar, Ikatan Ulama Muslim Suriah dan lain sebagainya.


Berikut ini reportase ustadz Harman Tajang dari Wahdah Islamiyah sebagai salah satu dari tiga ulama Ahlus Sunnah yang mewakili Indonesia di forum tersebut.

Resolusi Ulama Sunni Dunia: Perang di Suriah Perang terhadap Islam!

KAIRO (voa-islam.com) - Muktamar ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dunia dalam Internasional Islamic Coordination Council (IICC) dengan pembahasan “Sikap Ulama Umat Terhadap Konflik Suriah”  akhirnya mengeluarkan sebelas poin resolusi yang mereka sepakati.



Acara yang berlangsung di Kairo Mesir ini, diselenggarakan pada 4 Sya’ban 1434 H/13 Juni 2013 M dan dihadiri oleh lebih dari 500 tokoh dan ulama Ahlus Sunnah wal Jamaah dari 50 negara yang masing-masing berafiliasi kepada 65 organisasi dan yayasan Islam di dunia, seperti: IUMS (Persatuan Ulama Sedunia) dibawah pimpinan Dr. Yusuf Qarhdwi,  Ittihad ‘Alami Lidhuat (Ikatan Dai Internasional) yang diketuai oleh Dr. Muhammad Al-‘Arifi, Rhabitah Ulama Muslimin (Ikatan Ulama Muslimin) yang diketuai oleh Syaikh Al-Amin Al-Hajj, Rhabitah ‘Alam Islamy, Persatuan Internasional Ulama Al-Azhar, Ikatan Ulama Muslim Suriah dan lain sebagainya.


Berikut ini catatan ustadz Harman Tajang dari Wahdah Islamiyah sebagai salah satu dari tiga ulama Ahlus Sunnah yang mewakili Indonesia di forum ulama dunia tersebut.
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...