Ads 468x60px

.

Minggu, 15 Februari 2015

Goresan Tentang Pemikiran



  •  MEDIA & PERTARUNGAN ABADI

Ibarat pertandingan tinju, jaman dahulu umat Islam adalah petinju yang disuruh bertarung dengan satu tangan diikat, menghadapi lawan yang bergerak bebas dengan kedua tangannya, bahkan pihak lawan juga menguasai wasit dan juri yang akan memberikan penilaian.
Maka sekarang dengan adanya internet, kita telah dianugerahi ALLAH ring tinju yang fair, dengan wasit dan juri yang adil, kedua tangan kitapun bebas untuk melontarkan pukulan.



Musuh-musuh Islam bisa saja menyebarkan informasi melalui media massa mereka, yang selama ini mendominasi dunia, bebas melontarkan serangan untuk menggoyahkan umat Islam, namun dunia internet menjadi faktor penyeimbang dari informasi yang masuk.









  • Iran Syiah & Amerika

jika anda ingin mencari tahu kemana arah yang benar maka perhatikanlah baik baik ke arah mana amerika & sekutunya mengarahkan moncong senjatanya




Tak sedikit dari umat ISLAM yang berArgumen "Negara iran merupakan negara yang palling terdepan melawan amerika. Otomatis Syiah sebagai penduduk mayoritas IRAN berarti Muslim (saudara kita) juga yang mesti kita bela karna kita punya musuh bersama yakni Amerika & sekutunya"




Benarkah demikian ?

Suatu kelompok yang dimusuhi amerika sudah pasti benar ?
Iran & Syiah memerangi Amerika - walau hanya sandiwara - itu sudah di jalan yang benar ??

mari kita lihat fakta di berikut ini :
Jepang penyembah matahari itu pernah di bidik amerika dan sekutunya bahkan sampai di nuklir


jangan lupa vietkong yang komunis kafir itu juga pernah merasakan di bidik sama amerika dan konco-konconya



sbelumnya juga negeri nya si hitler (jerman) merasakan pula ganasnya peluru amerika dan yahudi


sebelumnya pula suku indian yang kabarnya kanibal itu juga pernah merasakan bidikan senapan amerika yang bule maniak perang itu

Ingatlah bahwa "Kekufuran itu satu Millah (Satu Ajaran)"
Ridho ALLAH tidak di ukur dari Permusuhan Amerika Terhadap suatu Kelompok





KH.Arifin Ilham & Abu Bakr Ash Siddiq


Abu Bakr yang dikenal pribadi nya yang lembut hingga putrinya yakni Aisyah berkata "Ayahku Selalu menangis kala mengimami sholat berjama'ah" ini membuktikan betapa lembutnya hati sang ayah, betapa Takutnya Abu Bakr kepada ALLAH

Di Zaman Pemerintahan Abu Bakr Ash Siddiq yang  ketika itu beliau melihat sekelompok umat ISLAM yang enggan membayar zakat pasca kematian Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam.



Dengan Tegas Abu Bakr berkata "a yankusu diin wa ainal hayy?" Aku tidak rela bila bobot agama ini jatuh sementara aku masih hidup di dunia. Siapapun yang enggan membayar zakat akan ku penggal Lehernya.  Ucap Abu Bakr Dengan tegas dan lantang.

Pun hari ini kita menyaksikan sosok seorang Da'i Tanah Air yang lemah lembut, santun dan bersahaja. Ustadz Arifin Ilham di kenal akan majelis Zikirnya ini menyatakan Siap Jihad mengahadapi Syiah jika mereka - syiah - melakukan penyerangan Terhadap Umat ISLAM sekali lagi

Pernyataan K. H. Muhammad Arifin Ilham terkait penyerangan Syiah :

"Kami cinta damai
Kami Taat hukum
Kami Sopan dan Santun
Tapi kalau anda melakukannya sekali lagi
Maka Kami JIHAD . . . .!!!" Tegas Arifin Ilham Kepada media

Arifin Ilham menentang keras Syi'ah


Tak ada yang menyangka sosok Da'i ini bisa melontarkan kalimat demikan di hadapan para jama'ahnya. Sosok arifin ilham ini sungguh mengingatkan kita pada Abu Bakr Ash Siddiq sahabat Nabi. Yakni Sama-sama tak rela melihat kemungkaran terjadi di depan matanya.

Inilah sejatinya sikap seorang Mukmin sejati Lembut sesama Muslim dan keras terhadap Kebathilan & Kemungkaran serta keras terhadap orang-orang kafir yang memeranginya


Nabi kita tercinta pernah berpesan  "MU'MIN seperti LEBAH"

Rasulullah Sallallahu'alaihi wasallam. bersabda : “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (HR. Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar).


Pelajaran dari Lebah :

1. Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.
2. Mengeluarkan yang bersih ( Madu ).
3. Tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi.
4. Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan.
5. Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu.


Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang.

Sikap seorang Mukmin: Musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari. Cari sampai keakar akarnya.

PERSIAPKAN KEKUATAN DARI SEKARANG !!! Takbiir !!!


Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda di atas mimbar:
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ أَلاَ إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْىُ أَلاَ إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْىُ أَلاَ إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْىُ


"Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka. Ketahuilah, sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah. Ketahuilah, sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah. Ketahuilah, sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah." ( HR. Muslim, Tirmidzi, Nasai, Ahmad dan lainnya).

bersambung ke "Makanan Halal dalam tubuhmu" & "Mental Penyusup"



0 komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...